Twitter. Mungkin semua telah tahu. Ada yang suka, ada yang tidak suka. Ada yang fanatik, ada yang anti. Ada yang mengunakannya sebagai 'media cari uang', ada pula yang menggunakannya hanya untuk sekedar iseng. Saya sendiri sih sebenarnya telah memiliki account twitter sejak lama, kira kira bersamaan ketika saya 'mengklaim' nama domain komersial untuk blog pribadi - UNTARA.COM -, hanya saja saya tidak begitu sering menggunakannya, saya lebih suka 'nembok' di Facebook dan menggunakan Plurk (adiknya Twitter) untuk sekedar iseng. Hanya saja kemudian saya terpikir untuk 'mengklaim' semua twitter username yang terkait dengan nama nama domain komersial milik saya,
"Sebelum keduluan orang iseng, sebelum menyesal dikemudian hari"
Untungnya. Semua username itu belum didaftarkan orang lain. Sehingga akhirnya jadilah account - UNTARA, ADMARKETPRO, FXREPUBLIC dan tentu saja JELAJAHBLOG - berkibar di Twitter. Hahaha ...
Lagi lagi terpikir oleh saya tentang bagaimana menjalankan semua account twitter tersebut sekaligus. Hal ini tentu saja tidak mungkin dilakukan jika melalui fasilitas web yang disediakan secara resmi oleh Twitter. Maka berburulah saya aplikasi aplikasi gratis - twitter client - yang mendukung multi user atau multi account.
Pilihan pertama saya jatuh pada TweetDeck. Terus terang saya suka sekali dengan gaya tampilannya dan ditambah lagi karena Tweetdeck mendukung integrasi ke Facebook!
Untungnya. Semua username itu belum didaftarkan orang lain. Sehingga akhirnya jadilah account - UNTARA, ADMARKETPRO, FXREPUBLIC dan tentu saja JELAJAHBLOG - berkibar di Twitter. Hahaha ...
Lagi lagi terpikir oleh saya tentang bagaimana menjalankan semua account twitter tersebut sekaligus. Hal ini tentu saja tidak mungkin dilakukan jika melalui fasilitas web yang disediakan secara resmi oleh Twitter. Maka berburulah saya aplikasi aplikasi gratis - twitter client - yang mendukung multi user atau multi account.
Pilihan pertama saya jatuh pada TweetDeck. Terus terang saya suka sekali dengan gaya tampilannya dan ditambah lagi karena Tweetdeck mendukung integrasi ke Facebook!
Hanya saja sayang beribu sayang, aplikasi TweetDeck yang menggunakan teknologi Adobe AIR itu sangat tidak mendukung specs komputer dan notebook yang saya miliki. Aplikasi ini terlalu banyak 'memakan' resource memori komputer plus sangat tidak mendukung akses dan koneksi Internet Indonesia yang kecepatannya tidak bisa dibanggakan, plus plus TweetDeck ternyata juga termasuk 'vampir' penghisap jatah atau quota data yang diberikan oleh ISP langganan saya.
Pilihan kedua saya kemudian jatuh kepada Trillian. Aplikasi yang satu ini sebenarnya memiliki 'fasilitas' yang lebih lengkap, karena selain terintegrasi dengan Twitter dia juga bisa 'terhubung' dengan Facebook, Windows Live Messenger, Yahoo Messengers dan lain lain. Kelebihan Trillian lainnya adalah, hemat dalam penggunaan resource memori komputer. Hanya saja sayangnya, lagi lagi saya tidak begitu suka dengan desain tampilan antar mukanya. Terlalu rumit jika digunakan untuk melayani 'banyak account'.
Akhirnya, setelah melalui proses 'pencarian' yang sangat menjemukan - bertemulah saya dengan CoTweet (tm).
Aplikasi ini sebenarnya adalah sebuah aplikasi berbasis web, pikir saya "Mengapa tidak? Tidak ada salahnya mencoba" - dan karena berbasis web tentu saja logikanya dia tidak akan begitu banyak menghabiskan resource memori komputer, toh hanya cukup dengan menggunakan browser saja.
CoTweet (tm) tidak mendukung layanan multi social media seperti dua aplikasi yang saya coba sebelumnya! Dengan kata lain CoTweet (tm) hanya bisa digunakan untuk Twitter saja. Kelebihannya adalah bisa melayani multi twitter account dan satu lagi yang rada 'aneh' menurut saya adalah ... bisa memberikan akses kepada orang lain untuk menjalankan account twitter yang kita miliki.
Jadi .. jika anda mendadak malas 'ber-tweet ria' maka anda bisa membayar dan menggaji orang lain atau istilah kerennya 'outsourcing' untuk melakukan tweeting atas nama user twitter milik anda. Hahahaha .. ini semua karena CoTweet (tm) sebenarnya adalah sebuah layanan yang ditawarkan kepada Perusahaan atau usaha usaha komersial tertentu yang memiliki divisi atau departemen untuk melakukan kampanye iklan melalui Twitter. Untuk versi gratisnya, saya bisa menambahkan sampai dengan 5 account twitter untuk dikelola dan ini sudah lebih dari cukup. Untuk 'urusan' desain tampilan antar muka CoTweet (tm) tidak begitu mengecewakan dan lebih mudah untuk digunakan. Kelemahannya? Karena berbasis web, tentu saja anda tidak bisa mendapatkan realtime tweet update seperti yang ada pada aplikasi aplikasi sebelumnya, anda harus 'sedikit' berusaha melakukan 'refresh' pada browser untuk mendapatkan update tweets terbaru.
Pilihan kedua saya kemudian jatuh kepada Trillian. Aplikasi yang satu ini sebenarnya memiliki 'fasilitas' yang lebih lengkap, karena selain terintegrasi dengan Twitter dia juga bisa 'terhubung' dengan Facebook, Windows Live Messenger, Yahoo Messengers dan lain lain. Kelebihan Trillian lainnya adalah, hemat dalam penggunaan resource memori komputer. Hanya saja sayangnya, lagi lagi saya tidak begitu suka dengan desain tampilan antar mukanya. Terlalu rumit jika digunakan untuk melayani 'banyak account'.
Akhirnya, setelah melalui proses 'pencarian' yang sangat menjemukan - bertemulah saya dengan CoTweet (tm).
Aplikasi ini sebenarnya adalah sebuah aplikasi berbasis web, pikir saya "Mengapa tidak? Tidak ada salahnya mencoba" - dan karena berbasis web tentu saja logikanya dia tidak akan begitu banyak menghabiskan resource memori komputer, toh hanya cukup dengan menggunakan browser saja.
CoTweet (tm) tidak mendukung layanan multi social media seperti dua aplikasi yang saya coba sebelumnya! Dengan kata lain CoTweet (tm) hanya bisa digunakan untuk Twitter saja. Kelebihannya adalah bisa melayani multi twitter account dan satu lagi yang rada 'aneh' menurut saya adalah ... bisa memberikan akses kepada orang lain untuk menjalankan account twitter yang kita miliki.
Jadi .. jika anda mendadak malas 'ber-tweet ria' maka anda bisa membayar dan menggaji orang lain atau istilah kerennya 'outsourcing' untuk melakukan tweeting atas nama user twitter milik anda. Hahahaha .. ini semua karena CoTweet (tm) sebenarnya adalah sebuah layanan yang ditawarkan kepada Perusahaan atau usaha usaha komersial tertentu yang memiliki divisi atau departemen untuk melakukan kampanye iklan melalui Twitter. Untuk versi gratisnya, saya bisa menambahkan sampai dengan 5 account twitter untuk dikelola dan ini sudah lebih dari cukup. Untuk 'urusan' desain tampilan antar muka CoTweet (tm) tidak begitu mengecewakan dan lebih mudah untuk digunakan. Kelemahannya? Karena berbasis web, tentu saja anda tidak bisa mendapatkan realtime tweet update seperti yang ada pada aplikasi aplikasi sebelumnya, anda harus 'sedikit' berusaha melakukan 'refresh' pada browser untuk mendapatkan update tweets terbaru.
Anda ingin mencoba? Silahkan kunjungi langsung di http://www.cotweet.com. Selamat ber-micro blogging ria!
Jangan lupa follow saya yak, pasti difollow balik deh! Untuk tweet berbahasa Indonesia bisa langsung saja ke UNTARA atau JELAJAHBLOG

0 komentar:
Poskan Komentar